feedburner
Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

feedburner count

Kembang Kencong

Label:

Aku masih duduk di depan kos
Melepas tatapan mata polos
Mencoba menagkap rahasia langit pagi, tapi selalu lolos

Mataku beralih ke kumpulan kencong
Merah muda
Merah
Ungu terong
Putih

Tanpa duri seperti pada mawar
Tidak angkuh seperti batang bougenvile
Tak semerbak seperti wangi melati
Tak anggung seperti rangkaian kamboja

Ada yang bertumpuk-tumpuk bersatu
Menambah kuat warna itu
Ada juga yang berbaur berpadu
Mencipta warna indah baru




Read More..

Ilusi Pagi

Label:

Aku merenung sendu
Di serambi
Di pagi hari

Awan di ufuk berarak
Memerah perak
Seperti senja di barat

Angin berhembus seakan dari pohon mangga
Dengan buah masih kecil
Mungil
Pentil
Kuning terkena cahaya mentari
Bergoyang minta diambil

Tapi aku mengerti
Itu hanya ilusi

Aku belum juga beranjak
Dari kesalahan otak
Malah, aku ingin mendekat

Syukurlah rasa dingin
Menembus tubuh, begitu mudah, bagai tanpa daging
Menyadarkanku sebelum kering
Disengat mentari terik
Terang, panas, kering




Read More..

Aku Kelaparan

Label:

Dengan jelas kudengar
Adzan-adzan keras menyebar
Tapi hatiku tidak bergetar
Yah, benar
Sedikitpun tak bergetar

Mungkin karena aku lapar

Aku pun mengayuh sepeda
Membelah gelap ‘Isya
melawan dinginnya

Sekali aku berhenti
bukan, sesekali aku berhenti
Mencoba lebih mengerti
ke mana aku harus pergi
memuaskan lapar dahaga ini

di tempat-tempat imi
Warung makan
Warung kelontong
Lesehan
Burjo
Yang berjejer di pinggir jalan


Tapi, aku ragu untuk memasuki
Apalagi ikut menikmati

Aku beku
Dalam lapar kegelapanku

(Kolomkita)




Read More..

Lomba Cerpen Religi untuk SMA/SMK

Label: ,


Deadline: 4 Agustus 2009
Sumber: UAD Bidang kemahasiswaan
UAD-Kampus 2, Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (HMPS PBSI) Universitas Ahmad Dahlan akan mengadakan acara kompetisi yang digunakan untuk mengisi acara di Bulan Ramadhan yaitu menggelar lomba Penulisan Cerpen Religi Kategori Siswa SMA/ SMK se DIY dengan tema “Cinta dalam Perspektif Islam”.

Kegiatan lomba tersebut akan diadakan pada tanggal 1 sampai dengan 14 Agustus 2009 dan dilanjutkan dengan pengumuman pemenang pada tanggal 7 September 2009 bertempat di Kampus 2 Universitas Ahmad Dahlan.

Rincian kegiatan Lomba Penulisan Cerpen Religi dibagi ke dalam dua tahap kegiatan, yaitu
  1. Penerimaan karya dari siswa-siswi SMA/SMK dilakukan pada tanggal 1 sampai dengan 4 Agustus 2009 dari pukul 09.00 WIB sampai dengan 14.00 WIB bertempat di Hall Kampus 2 UAD;
  2. Pengumuman hasil pemenang akan dilaksanakan pada tanggal 6 September 2009 dari pukul 08.00 WIB sampai dengan 13.00 WIB di Ruang Auditorium Kampus 2 UAD, Jalan Pramuka 42 Sidikan Yogyakarta.
Pemenang dalam kegiatan ini akan mendapatkan sertifikat dan uang pembinaan,
  • Juara I dengan hadiah sebesar Rp. 700.000,- dan sertifikat;
  • Juara II dengan hadiah sebesar Rp. 600.000,- dan sertifikat;
  • Juara III dengan hadiah sebesar Rp. 400.000,- dan sertifikat.
  • Lima belas karya yang masuk sebagai karya terbaik, masing-masing peserta akan mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp. 50.000,- dan sertifikat.
Informasi lebih lanjut dapat ditanyakan kepada Panitia Lomba Penulisan Cerpen Religi dengan sekretariat: Kantor Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Bahasa dan Sastra, Kampus 2 Universitas Ahmad Dahlan, Jln. Pramuka 42 Sidikan, Umbulharjo Yogyakarta 55162 Telp. (0274) 371162.





Read More..

Lomba Menulis Guyonan: Seribu Tahun Cahaya

Label: ,

Deadline: 31 Juli 2009 (cap pos)
Sumber: Seribu Tahun Cahaya

Bagi yang sudah membaca novel "Seribu Tahun Cahaya", ada lomba yang berkaitan erat dengan novel tersebut.

Ketentuan

  1. Lomba terbuka bagi siapa jua, laki-laki ataupun perempuan, anak-anak, orang dewasa, maupun manula.
  2. Isi tulisan bebas, tidak dibatasi kriteria tertentu. Tulisan bisa berupa resensi novel, apresiasi, kritik, maupun celaan. (Kapan lagi bisa mencela orang malah dapat uang?)
  3. Tulisan bisa berisi, misalnya, tentang apa yang Anda sukai dan tidak Anda sukai dari novel Seribu Tahun Cahaya.
  4. Tulisan boleh serius, tapi lebih disukai yang santai dan bergaya guyonan.
  5. Tulisan tidak harus mematuhi ejaan yang baku karena tidak ada guru bahasa Indonesia yang dilibatkan menjadi juri.
  6. Tulisan boleh dicetak di atas kertas HVS, boleh juga ditulis tangan asalkan bisa dibaca. Tidak ada batasan mengenai jenis dan ukuran huruf, spasi, serta batasan panjang tulisan.
  7. Tulisan harus dilampiri:
    • Fotokopi kartu pengenal yang masih berlaku (KTP, SIM, KTM, atau yang lain).
    • Anda bisa mendapatkan novel Seribu Tahun Cahaya di toko buku Gramedia, Gunung Agung, Karisma, dan toko-toko buku utama lainnya. Anda yang tinggal jauh dari toko buku utama bisa membelinya lewat SMS. (Info selengkapnya silakan klik http://seributahuncahaya.multiply.com).>
      Catatan: Di dalam buku tertulis batas akhir "April", tapi itu hanya penunjuk bulan cetak buku. Selengkapnya kunjungi Seribu Tahun Cahaya
  8. Tulisan bisa disertai dengan kartun atau gambar yang relevan dengan isi novel. Boleh juga disertai materi-materi lain yang masih berkaitan dengan novel, misalnya kliping, majalah, fotokopian, atau materi lainnya.
  9. Penerbit Pustaka Bimasakti
    Ruko Centra Niaga Pesona
    Perum Telaga Pesona Blok L3 No. 2
    Cikarang Barat, Cibitung, Bekasi
    17841
  10. Jika Anda mau berbaik hati, kami akan sangat bersuka cita bila Anda juga mengirim file soft copy tulisan ke seributahuncahaya@gmail.com.
  11. Batas waktu pengiriman: 31 Juli 2009 (cap pos).
  12. Hasil lomba akan diumumkan pada 31 Agustus 2009 di http://seributahuncahaya.multiply.com.

Hadiah

  1. Tujuh orang pemenang akan mendapatakan hadiah yang besarnya menurun mengikuti deret ukur:
    • Juara ke-1 mendapatkan hadiah wang 2.000.000,- rupi’ah.
    • Juara ke-2 mendapatkan hadiah wang 1.000.000,- rupi’ah.
    • Juara ke-3 mendapatkan hadiah wang 500.000,- rupi’ah.
    • Juara ke-4 mendapatkan hadiah wang 250.000,- rupi’ah.
    • Juara ke-5 mendapatkan hadiah wang 125.000,- rupi’ah.
    • Juara ke-6 mendapatkan hadiah wang 62.500,- rupi’ah.
    • Juara ke-7 mendapatkan hadiah wang 31.250,- rupi’ah.
  2. Tiga orang juara harapan—mereka yang berharap juara tapi tak bisa diharapkan—masing-masing akan mendapatkan hadiah hiburan kaset lagu Benyamin Sueb.
  3. Keputusan juri tidak bisa diganggu gugat. Juri tidak boleh diganggu, apalagi digugat.




Read More..